Apakah Anak Indonesia Bisa Menjadi yang Tercerdas? | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – Tingkat kecerdasan anak-anak Indonesia masih belum setara dengan anak-anak dari negara lain. Data dari Programme for International Student Assessment (PISA), menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan anak Indonesia dalam hal kemampuan membaca, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan matematika masih berada di urutan ke-62 dari 72 negara.

Lebih memprihatinkan lagi, sejak turut bepartisipasi dalam PISA dari tahun 2000, nilai kinerja anak Indonesia tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Nilai kinerja ini khususnya dalam bidang membaca, IPA, dan matematika. Masalahnya, ketiga bidang ini merupakan kemampuan dasar yang perlu dikuasai anak sejak dini agar bisa menyelesaikan masalah, menganalisis, dan mengomunikasikan ide secara efektif.

Karena itu, kecerdasan anak Indonesia usia 8 – 12 tahun dalam tiga bidang tersebut dan bidang lainnya secara umum pun perlu ditingkatkan. Orangtua dan keluarga memiliki peran besar dalam meningkatkan kecerdasan anak.

Ada lima cara efektif yang bisa dilakukan orangtua untuk meningkatkan kecerdasan anak. Simak cara-caranya, yuk!

1. Temani anak belajar

Usahakan untuk meluangkan waktu menemani anak belajar setiap hari. Bantu anak memahami materi yang ia anggap sulit. Selagi menemani anak belajar, ajukan dia beberapa pertanyaan. Berikan pertanyaan yang dapat memancing ide si kecil, sehingga anak terbiasa memikirkan ide-ide baru dan kreatif.

2. Berikan permainan edukatif

Kecerdasan anak juga bisa dilatih menggunakan permainan edukatif. Berikan ia permainan yang dapat mengasah otak, memori, keterampilan, dan strategi. Anda dapat memberikan puzzle, teka-teki silang, sudoku, dan perminan edukatif lainnya.

3. Batasi waktu anak menonton TV

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak yang banyak menghabiskan waktu menonton TV selama seminggu, tidak dapat menunjukkan performa terbaiknya di sekolah. Ajak anak untuk mengalokasikan waktu luangnya untuk belajar atau mengobrol bersama keluarga.

4. Ciptakan suasana kekeluargaan yang hangat

Terapkan pola pengasuhan yang otoritatif terhadap anak. Pola asuh ini memberikan kebebasan bagi anak untuk berkreasi dan mengeksplorasi lingkungannya tapi tetap dengan pengawasan penuh dari orangtua.

5. Berikan asupan bernutrisi dan metode pembelajaran

Berikan mereka buah dan sayuran untuk mencukupi kebutuhan vitaminnya. Buah dan sayuran juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi perkembangan otaknya

Selain itu, anak juga memerlukan asam lemak Omega 3 untuk perkembangan otaknya. Nutrisi ini mampu mengaktifkan area otak yang terkait dengan atensi dan memori. Nutrisi asam lemak Omega 3 ini dapat terpenuhi dari ikan laut dan darat, maupun suplemen yang mengandung minyak ikan.

Ternyata tidak semua ikan laut harganya mahal. Selain salmon, tuna, mackerel, ada juga ikan Sarden, yang merupakan salah satu pilihan ekonomis dengan nilai gizi Omega 3 dan 6 yang tinggi.

Selain itu, metode pembelajaran yang tepat menjadi hal yang sangat penting. Anda sebagai orangtua harus ikut belajar bersama anak. Mulai dari menciptakan suasana belajar yang baik, kenali guru dan teman di sekolah, ajarkan manajemen waktu yang tepat, sampai mengetahui kemampuan belajar untuk sang anak.

Dari situ disimpulkan bahwa ada dua cara untuk dapat meningkatkan kecerdasan anak. Caranya dapat melalui pendekatan dengan alat pelatihan yang tepat dan nutrisi yang tepat.

Pendekatan yang dilakukan pun perlu ditingkatkan dalam hal seperti apa yang dipelajari dan dikonsumsi oleh anak-anak Indonesia di rumah peningkatan yang dapat mempercepat perkembangan otak, sehingga dapat lebih cepat membantu mereka menjadi anak terpintar di dunia.

Dalam beberapa hari kedepan, Liputan6.com akan fokus pada beberapa cara utama untuk meningkatkan kecerdasan anak berusia 8-12 tahun melalui pendekatan sederhana serta penambahan nutrisi, yang didaulat sebagai bagian dari inisiatif sebuah merek Indonesia yang ikonis dalam membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak Indonesia di dunia.

Sumber: Liputan6

PT RIfan Financindo