Debat Pilpres 2019: Lima hal yang jadi perhatian warganet | PT RIfan Financindo

PT RIfan Financindo – Debat antara dua pasangan kandidat capres-cawapres menjadi perhatian warganet. Situs Spredfast mencatat bahwa dalam lima jam, dari pukul 18.00 hingga 23.00 WIB, ada lebih dari 52.000 cuitan membahas jalannya debat.

Setiap jam, ada sekitar 5.000 cuitan dari warganet terkait terkait pelaksanaan debat pasangan capres-cawapres yang membahas soal penegakan hukum, isu HAM, pemberantasan terorisme dan penanggulangan korupsi.

Berikut lima hal yang menjadi perhatian mereka:

Apa yang ditunggu dari debat?
Lembaga riset dan konsultan politik Charta Politika mencatat ada sekitar 12,7% pemilih yang masih tidak tahu atau tidak menjawab soal pilihan politik mereka dalam pemilihan presiden 2019.

Para undecided voters—yang belum menentukan pilihan—menurut pengamat politik dari Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI), Hurriyah, ingin melihat narasi apa yang sebenarnya ingin disampaikan kedua calon lewat debat.

Namun jika kita melihat di kalangan sebagian warganet, ternyata keinginan yang muncul justu untuk mengikuti perkembangan meme terbaru.

 

twiter

Faktor Ira Koesno
Debat perdana Pilpres 2019 dipandu oleh Ira Koesno dan Imam Priyono. Ira, jurnalis senior yang dulu tampil di SCTV, pernah memandu debat presiden tahun 2004, dan kemudian muncul lagi saat memandu debat cagub-cawagub DKI Jakarta pada 2017. Sama halnya seperti saat itu, penampilan Ira sebagi moderator pun kembali menjadi perhatian khusus warganet.

tw

Hoaks Ratna Sarumpaet
Dalam debat, kandidat capres Prabowo Subianto mempermasalahkan penegakan hukum aparat Jokowi, yang disebutnya berat sebelah. Menurutnya, kepala daerah yang mendukung Prabowo ditangkap, namun mereka yang mendukung Jokowi ‘baik-baik saja’.

Jokowi menjawab: “Jangan menuduh begitu Pak Prabowo. Kalau ada bukti, diajukan saja.” Dia kemudian menyinggung soal hoaks Ratna Sarumpaet.

 

tw 2

Jawaban ‘Cukup’ Ma’ruf Amin
Dalam pertanyaan debat soal perbandingan antara ketegasan penegakan hukum dan perlindungan HAM, waktu jawaban bagi pasangan kandidat Jokowi-Ma’ruf masih tersisa, sehingga Jokowi mempersilakan kandidat cawapresnya, Ma’ruf untuk ikut menambah jawabannya.

 

Namun Ma’ruf menjawab, “Cukup.” Warganet pun membandingkan jawaban antara Ma’ruf Amin itu dengan kesempatan cawapres Sandiaga Uno yang sudah beberapa kali ikut berbicara dalam debat.

tw 3

Di mana Nurhadi-Aldo?
Ada dua kandidat di panggung, namun sebagian warganet justru mencari yang tak hadir dan bukan merupakan kandidat resmi, yaitu pasangan nomor 10, Nurhadi-Aldo.

tw4

Meski begitu, tim sukses pasangan capres-cawapres fiktif ini tak mengecewakan pendukungnya, karena mereka kemudian muncul lewat tagar mereka sendiri, #KaloNurhadiBerdebat, dan lewat cuitan-cuitan yang menjadi kekhasan pasangan ini.

tw 5

Sumber: bbc

PT RIfan Financindo