Harga Emas Hari Ini, 3 Juni 2020 | PT Rifan Financindo

PT Rifan FInancindo  –   Harga emas global kembali mendapatkan momentum penguatan seiring dengan melemahnya indeks dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (3/6/2020) pukul 05.08 WIB, harga emas spot naik 0,04 persen atau 0,67 poin menjadi US$1.728,37 per troy ounce. Adapun, emas Comex kontrak Agustus 2020 terkoreksi 0,93 persen atau 16,3 poin menuju US$1.734 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama terkoreksi 0,16 persen atau 0,161 poin menjadi 97,669.

Tim analis Monex Investindo Futures dalam laporannya menuliskan harga emas pada hari Selasa (2/6/2020) bertahan pada sesi Asia di level tertinggi lebih dari satu minggu terakhir di tengah kekhawatiran di sekitar hubungan AS-Tiongkok dan meningkatnya protes kekerasan di Amerika Serikat memicu kekhawatiran kebangkitan kasus virus.

“Di sisi lain, optimisme pada pembukaan kembali ekonomi membatasi kenaikan. Tampaknya ada beberapa faktor yang mendukung, dan membatasi apresiasi pada harga emas,” paparnya, mengutip pernyataan ekonom National Australia Bank.

AS kemungkinan akan mencabut status khusus Hong Kong, dan Tiongkok akan membalas dengan membatasi pembelian produk-produk AS. Hal ini membuat kesepakatan perdagangan Tiongkok-AS akan diragukan, dan memberikan dukungan kepada emas, sementara pelonggaran kuncian membatasi keuntungan.

Sebagai tanda bahwa kemunduran ekonomi terburuk dari pandemi corona virus mungkin sudah berakhir, aktivitas manufaktur AS sedikit merangkak naik dari level terendah 11 tahun, dan aktivitas pabrik Tiongkok secara tak terduga kembali bertumbuh pada bulan Mei.

Meskipun ada beberapa optimisme tentang ekonomi yang secara bertahap dibuka kembali, harga emas telah naik dalam tiga sesi sebelumnya, dan mencapai level tertinggi sejak 21 Mei 2020, pada hari Senin (1/6/2020).

Harga emas juga didukung oleh kekhawatiran bahwa demonstrasi atas kematian seorang Afrika-Amerika dalam tahanan polisi dapat memperburuk penyebaran virus corona, dan menghambat pemulihan ekonomi terbesar di dunia itu. Presiden A.S. Donald Trump menyatakan akan mengerahkan militer, jika diperlukan.

Simak pergerakan harga emas hari ini secara live.

15:06 WIB

Pukul 14.59 WIB: Rupiah Ditutup Menguat 2,22 Persen

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 320 poin atau 2,22 persen ke level Rp14.095 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,289 poin atau 0,31 persen ke level 97,375 pada  pukul 14.54 WIB.

14:40 WIB

Pukul 14.25 WIB: Emas Comex Melemah 6,4 Poin

Harga emas Comex kontrak Agustus 2020 terpantau melemah 6,4 poin atau 0,37 persen ke level US$1.727,60 per troy ounce.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,365 poin atau 0,37 persen ke level 97,308 pada  pukul 14.26 WIB.

13:43 WIB

Pukul 13.28 WIB: Harga Emas Comex Turun 6,70 Poin

Harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun 6,70 poin atau 0,39 persen ke level US$1.727,30 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,27 persen atau 0,263 poin ke posisi 97,410.

11:34 WIB

Pukul 11.20 WIB: Harga Emas Comex Turun 5,20 Poin

Harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun 5,20 poin atau 0,30 persen ke level US$1.728,80 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,26 persen atau 0,2456 poin ke posisi 97,417.

11:06 WIB

Pukul 10.52 WIB: Harga Emas Comex Turun 4,50 Poin

Harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun 4,50 poin atau 0,26 persen ke level US$1.729,50 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,25 persen atau 0,248 poin ke posisi 97,425.

10:10 WIB

Pukul 09.56 WIB: Harga Emas Comex Turun 1 Poin

Harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun tipis 1 poin atau 0,06 persen ke level US$1.733 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,20 persen atau 0,199 poin ke posisi 97,474.

09:05 WIB

Pukul 08.52 WIB: Harga Emas Comex Turun 1,40 Poin

Harga emas Comex kontrak Agustus 2020 turun tipis 1,40 poin atau 0,08 persen ke level US$1.732,60 per troy ounce, saat indeks dolar AS melemah 0,21 persen atau 0,209 poin ke posisi 97,464.

 

Sumber: market.bisnis

PT Rifan FInancindo