Membuat Resolusi Keuangan di Awal Tahun | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo –¬† Membeli Mobil Baru,¬†Contoh lain resolusi keuangan yang umum adalah memiliki mobil baru. Misalnya Gabhira, seorang millenial muda, ingin membeli mobil baru untuk mengganti mobil lama pemberian orang tuanya.

Gabhira kemudian menspesifikkan jenis mobil yang ingin dimilikinya, yaitu sebuah SUV, berkapasitas 7 penumpang, merek Jepang, bengkelnya dekat rumah, harga jualnya tidak terlalu jatuh saat dijual kembali. Untuk range harga mobil tersebut, Gabhira menetapkan harga Rp 250-300 juta.

Untuk membeli mobil tersebut, Gabhira menetapkan pembeliannya akan dilakukan secara tunai, karena saat ini ia sudah memiliki cicilan utang KPR, di mana untuk cicilan bulanannya saja sudah mencapai 30% dari pendapatan bulanannya.

Apabila ia membeli mobil tersebut dengan cara kredit, maka kemungkinan besar ia akan mengalami kesulitan dalam pembayaran cicilan utangnya, karena rasio pembayaran utangnya akan meningkat dari angka 30%.

Saat ini Gabhira sudah menyiapkan uang sebesar Rp 100 juta. Harga pasar jual mobilnya berada di kisaran Rp 100 juta. Artinya Gabhira akan memiliki dana sekitar Rp 200 juta. Masih ada sisa sebesar Rp 50-100 juta yang masih harus disiapkan agar dananya cukup untuk melakukan pembelian secara tunai.

Dengan mempertimbangkan kemampuan dan kondisi keuangannya saat ini, Gabhira memperkirakan bahwa ia dapat menabung per bulan sebesar Rp 3 juta. Ditambah dengan bonus dari perusahaan di akhir tahun, maka ia memperkirakan dapat mengumpulkan uang Rp 50 juta dalam setahun.

Sehingga paling lambat dalam dua tahun ia dapat mengumpulkan uang sebesar Rp 100 juta. Dan sama seperti kasus Ian di contoh pertama, Gabhira memutuskan mengumpulkan uangnya di tabungan dan reksadana pasar uang.

Nah, itu adalah dua contoh sederhana resolusi keuangan, tentu masih banyak contoh-contoh lain yang mungkin Anda miliki. Seperti liburan bersama keluarga, menyiapkan dana pendidikan anak, dan lain sebagainya.

Apapun resolusi Anda, cobalah tetapkan dengan kaidah SMART yang telah dijelakan sebelumnya. Kemudian tentukan strategi bagaimana Anda mencapainya. Jika dengan cara menabung, maka tentukan instrumennya.

Jika resolusi Anda merupakan resolusi jangka panjang, maka boleh jadi Anda harus berinvestasi untuk mencapainya, sehingga Anda juga harus memikirkan profil risiko investasi, kemudian instrumen investasi apa yang paling Anda kuasai, dan asumsi-asumsi yang harus Anda tetapkan.

Jadi, apakah Anda sudah menentukan resolusi keuangan tahun untuk tahun 2019? Belum? Secepatnya belajar caranya dan mulai membuat resolusi dan plan untuk 2019.

Ke mana belajarnya? Coba visit situs IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.

Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.

Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.

Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket).

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami “Seputar Keuangan”.

 

Sumber: news.Detik

PT Rifan Financindo