Pertamina Gandeng BMW Perkenalkan Stasiun Pengisian Energi Listrik | PT RIfan Financindo

PT RIfan Financindo –¬†¬†Pengembangan kendaraan listrik terus digenjot demi mengurangi emisi gas karbon yang lambat laun akan menjadi bom waktu di bumi. Berbagai upaya terus dilakukan baik oleh pemerintah dari segi regulasi maupun para produsen kendaraan listrik dalam menyediakan dan menyesuaikan dengan kebutuhan di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan mendukung infrastruktur pengisian daya untuk mobil listrik yang saat ini masih minim di Indonesia. Berbeda dengan mobil konvensional yang menggunakan bensin sehingga tak perlu khawatir apabila kehabisan bahan bakar karena telah tersebar SPBU di berbagai wilayah.

Berkaitan dengan hal itu, BMW memiliki solusi agar pengguna mobil listrik tak perlu lagi mengkhawatirkan dalam mengisi daya. Selain menyediakan paket home charging untuk setiap model PHEV, BMW juga menyediakan travel adapter yang memungkinkan pengisian daya di sumber listrik konvensional.

Kini BMW bersama perusahaan negara, PT Pertamina (Persero), juga mendukung penyediaan pengisian daya umum dalam bentuk BMW i Wallbox Plus yang di-install dengan konfigurasi 3 phase 22kW dan dapat diaktifkan dengan teknologi RFID.

Alat ini merupakan bagian dari salah satu unit perangkat pengisi daya dari Pertamina. Pilot project dari Green Energy Station (GES) ini diluncurkan di SPBU Kuningan Pertamina pada Senin (10/12/2018).

Inisiatif ini digagas Pertamina dengan adanya pergeseran global dunia otomotif dari Internal Combustion Engine menjadi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Electric Vehicle (EV). BMW Group Indonesia sendiri merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang menjual kendaraan PHEV sejak 2016 melalui peluncuran BMW i8 di GIIAS 2016.

Pertamina Gandeng BMW Perkenalkan Stasiun Pengisian Energi ListrikArea khusus pengisian mobil listrik di SPBU Pertamina Kuningan, Jakarta (Foto: dok. BMW Indonesia)
President Director BMW Group Indonesia, Ramesh Divyanathan, mengatakan BMW Group Indonesia merupakan brand pelopor yang menghadirkan kendaraan listrik secara global dan yang pertama menjual kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia.

“Untuk mendorong kesiapan kendaraan listrik, BMW Group Indonesia berikan dukungan kepada Pertamina melalui informasi mendalam seputar teknologi kendaraan listrik, pengalaman BMW Group dalam mengimplementasikan charging grid di negara lain, uji coba manfaat dan biaya operasional kendaraan listrik, hingga menyediakan BMW i Wallbox Plus di Pertamina Green Energy Station,” ujar Ramesh.

Ramesh juga mengatakan BMW secara global telah mengembangkan jaringan pengisian energi kendaraan listrik di lebih dari 30 negara dan 120,000 titik di seluruh dunia.

“Di Indonesia sendiri, selain telah menghadirkan kendaraan sports ikonik Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) seperti BMW i8 Coupe dan BMW i8 Roadster. Hingga saat inI, BMW telah miliki dua dealer yang mendukung layanan aftersales dan service kendaraan listrik yaitu BMW Astra Serpong dan BMW Tunas Tebet,” jelasnya.

BMW i Wallbox Plus merupakan alat pengisian standar yang disediakan untuk pemilik BMW i dan iPerformance ke depannya. Seluruh pelanggan yang membeli BMW i8 Coupe dan BMW i8 Roadster akan mendapatkan BMW i Wallbox Plus dan proses installasi di rumah dengan supervisi dan biaya yang ditanggung BMW Group Indonesia. Instalasi charging station sendiri dapat disesuaikan dengan kapasitas listrik rumah dan kebutuhan kendaraan melalui konfigurasi 1 phase 7,4kW hingga 3 phase 22kW.

Sebagai informasi, BMW i Wallbox Plus adalah generasi terbaru yang memiliki dimensi 40% lebih kompak dan waktu pengisian kembali 70% lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Selain itu, alat ini memiliki fitur keamanan tambahan dengan penggunaan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) untuk aktivasi.

BMW Jadikan BMW i Sebagai Masa Depan Mobilitas Elektrik

BMW i merupakan sub-brand BMW yang fokus pada kendaraan listrik dengan prinsip berkelanjutan pada keseluruhan rantai nilai dan pemahaman baru akan istilah premium yang didefinisikan secara tepat dari aspek berkelanjutan. Secara global, BMW memiliki BMW i3 dan BMW i8 untuk ditawarkan kepada pelanggannya.

Produksi jajaran kendaraan BMW i menetapkan standar dalam penggunaan materi-materi inovatif, konservasi sumber daya, dan industrialisasi mobilitas elektrik. Meski demikian, konsep produksi yang digunakan juga revolusioner.

Arsitektur kendaraan BMW i dengan modul LifeDrive dan ruang penumpang berbahan serat karbon dari modul Life memungkinkan proses produksi yang inovatif tanpa melalui tahapan produksi klasik yang dilakukan di bengkel cetak dan cat.

Bahkan proses manufaktur BMW i pun dilakukan dengan teknik penyatuan yang canggih sebagai ganti dari metode produksi yang biasa dipakai. Metode ini mempermudah tugas para pekerja.

Arsitektur baru ini juga menghasilkan proses yang ergonomis dan perakitan yang lebih senyap, dan ruangan produksi pun dipenuhi dengan pencahayaan alami.

BMW i Performance merupakan brand yang menaungi semua kendaraan plug-in hybrid BMW. Sampai dengan saat ini, secara global BMW memiliki 5 jenis kendaraan BMW iPerformance untuk ditawarkan kepada konsumen yaitu BMW 740Le iPerformance, BMW 530e iPerformance, BMW 330e iPerformance, BMW 225xe iPerformance, dan BMW X5 xDrive40e iPerformance. BMW Group berkomitmen untuk meluncurkan setidaknya 25 kendaraan listrik pada 2025 mendatang.

Angka penjualan global menunjukkan BMW Group memimpin pasar kendaraan roda empat dengan sistem penggerak listrik. Hingga akhir 2017, lebih dari 100.000 unit kendaraan listrik dan plug-in hybrid telah dikirimkan kepada pelanggan di seluruh dunia. Tahun ini, BMW menargetkan 140.000 unit di seluruh dunia. Informasi lebih lanjut mengenai BMW i dapat diakses di www.bmw.co.id.

Sumber: news.detik

PT RIfan Financindo