SMP 12 Wonosari, Gelar Ujian Berbasis Android | PT Rifan Financindo

PT Rifan Financindo – ERA digital, semua serba teknologi. Dan tidak lagi berbatas wilayah tertentu saja. Siapa saja bisa menikmati dan memanfaatkanya, termasuk mereka yang berada di wilayah terisolir. Seperti para siswa SMP Negeri 12 Wonosari, Kabupaten Boalemo. Mereka menyelenggarkan ujian semester berbasis android (USBA), mungkin pertama di Indonesia.

Gusran Ismail – Wonosari / Boalemo

SUASANA cerah, Kamis (13/12-2018) pagi kemarin, para siswa mulai mengantri masuk kelas. Tas sekolah dan berbagai buku pelajaran ditanggalkan di depan kelas. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, yang melarang siswa membawa handphone terlebih saat ujian.

SMP 12 Wonosari justeru ‘mewajibkan’ siswa mereka untuk membawa handphone, lebih tepatnya smartphone dengan spesifikasi android. Setelah duduk dibangku dan meja ujian, semua smarphone diminta guru untuk dipersiapkan. Dipastikan baterainya cukup.

Rupanya smartphone para siswa digunakan untuk keperluan ujian semester ganjil, namanya ujian semester berbasis android (USBA). Guru pengawas kemudian menyambungkan seluruh android siswa dengan server yang memang telah disiapkan melalui sambungan wifi.

Tak berapa lama, muncul soal ujian. Kemarin, para siswa mengerjakan 40 nomor ujian matematika. Sepintas, mirip dengan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), sistemnya pun mirip ujian computer asisted test (CAT), dimana hasil ujian bisa langsung diketahui.

Pihak sekolah memang sengaja menggelar USBA, hal ini mensiasati semangat para siswa yang ingin menggunakan komputer saat ujian, seperti UNBK. Saat ujian nasional, siswa SMP 12 Wonosari memang sudah memanfaatkanya, tapi menggunakan komputer pinjaman. Selain itu, pihak sekolah memang ingin lebih jauh memperkenalkan siswa mereka dengan teknologi. Semangatnya, hidup di daerah terpencil, bukan berarti tertinggal dengan teknologi.

SMP Negeri 12 Wonosari memang sangat terpencil. Berada di wilayah desa persiapan Tamilo, yang secara geografis masih merupakan wilayah Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Boalemo. Warga Kabupaten Boalemo akan sangat mengenal Desa Persiapan Tamilo. Berada di ujung barat Kecamatan Wonosari, yang letaknya hampir 30 kilometer (KM) dari pusat Kecamatan Wonosari. Jika ditelusuri dengan aplikasi google map, jarak pusat Kecamatan Wonosari dengan Ibukota Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo sejauh 93 KM.

Sumber: indozone, hargo
PT Rifan Financindo